KOTA CIREBON – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini, Babinsa Kelurahan Kalijaga Koramil 1402/Harjamukti, Serka Nursupriyanto, melaksanakan kegiatan pembekalan materi wawasan kebangsaan kepada siswa dan siswi SDN Kebonpelok.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang WiFi Kantor Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dengan dihadiri Lurah Kalijaga, Suherlan, S.E., Rabu (2/9/2026).
Dalam pembekalannya, Serka Nursupriyanto memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya mencintai tanah air, menghargai keberagaman, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menerapkan sikap disiplin dan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Serka Nursupriyanto, penanaman wawasan kebangsaan perlu dilakukan sejak dini agar generasi muda memiliki karakter yang kuat, rasa cinta tanah air, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Selain memberikan materi kepada para siswa, Babinsa juga menyampaikan imbauan kepada orang tua murid agar senantiasa mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan telepon seluler, khususnya dalam mengakses media sosial.
“Orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi dan mengawasi anak-anak saat menggunakan media sosial. Penggunaan media sosial harus diarahkan untuk hal-hal yang positif dan edukatif, sehingga tidak memberikan dampak buruk bagi perkembangan anak, ” ujar Serka Nursupriyanto.
Ia juga mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak, sehingga setiap aktivitas anak, termasuk dalam penggunaan media sosial, dapat terpantau dan terarah.
Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. mengatakan, pembekalan wawasan kebangsaan kepada generasi muda sejak dini merupakan langkah penting dalam membentuk karakter anak bangsa yang memiliki rasa cinta tanah air, disiplin, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.
“Generasi muda merupakan penerus bangsa. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila, semangat kebersamaan, toleransi dan cinta tanah air perlu ditanamkan sejak dini. Di sisi lain, orang tua juga harus berperan aktif dalam mengawasi penggunaan media sosial agar anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif, ” ujar Dandim.
Dandim menambahkan, perkembangan teknologi dan media sosial harus dapat dimanfaatkan secara bijak sebagai sarana belajar dan memperoleh informasi yang positif. Sinergi antara TNI, pemerintah, sekolah dan orang tua sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta mendukung tumbuh kembang anak secara positif.
Kegiatan pembekalan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para siswa maupun orang tua, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah kelurahan, sekolah dan masyarakat dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, berwawasan kebangsaan serta bijak dalam menggunakan teknologi digital. (PERS)

Updates.